MIFJANAHGANDOL – Sudahkah Dimiliki, Dokumen Wajib Bagi Guru Di Awal Semester – Bagi guru bulan Januari merupakan awal semester 2, pada setiap tahunnya guru selalu disibukkan dengan persiapan, tak kalah penting bahkan boleh jadi menjadi wajib bagi seorang guru untuk mempersiapkan berbagai perangkat administrasi sebagai penunjang kegiatan pembelajaran di kelas.

Administrasi guru yang jumlah dan formatnya sangat banyak, mungkin menjadi beban bagi sebagian guru, teetapi dari sekian banyak jenis dan bentuk administrasi guru tersebut, dapat disimpulkan dan dipersingkat dengan beberapa jenis administrasi pokok saja, selain administrasi penunjang lainnya, tentu ini akan sedikit meringankan beban guru dalam menyiapkan perangkat administrasi kelas khususnya.

Memang tidak ada format baku tekait administrasi penunjang, kecuali untuk adminsitrasi baku seperti perangkat pembelajaran yang sudah disiapkan oleh pemerintah, akan tetapi untuk administrasi kelas guru boleh berinovasi sesuai kebutuhan. Dari sekian bayak macam administrasi guru, mungkin kisa diringkas dan disederhanakan menjadi 3 (tiga) macam administrasi, yaitu: administrasi diri (untuk guru sendiri), administrasi kelas (untuk kelas), dan administrasi sekolah (untuk kantor sekolah). Secara umum ini disebutnya dengan administrasi guru. Administrasi guru dapat diartikan sebagai seperangkat kegiatan yang harus dimiliki oleh seorang guru yang dapat digunakan dalam kegiatan pembelajaran di sekolah dengan harapan kegiatan pemebelajaran dapat berlangsung secara efektif dan efisien.

Tugas seorang guru memang tidaklah mudah, selain memiliki tugas pokok sebagai seorang pendidik, yang dituntut untuk mendidik generasi bangsa, dan memastikan peserta didik sudah mampu menyerap pembelajaran yang diajarkan melalui perangkat penilaian, juga guru guru harus mampu melihat apakah hasil dari pembelajaran sudah dapat diterima dengan baik oleh peserta didik.

Administtrasi guru, selain berfungsi untuk memudahkan guru dalam melakukan aktifitas pembelajaran dan kegiatan lainnya terkait tugas dan fungsi guru, dapat juga digunakan sebagai bukti fisik dalam kegiatan akreditasi dan penilaian oleh pihak-pihak berkepentingan, misalnya kegiatan penilaian kinerja guru, supervisi, dan Akreditasi.

BACA JUGA:   Download Aplikasi Administrasi Guru Kelas dan Guru Mapel Versi Excel Terbaru

Berikut ini merupakan macam-macam administtrasi yang harus disiapkan dan dimiliki oleh guru kelas.

1. Kalender Pendidikan

Kalender pendidikan atau kalender akademik adalah istilah umum dalam dunia pendidikan yang merujuk kepada jadwal kegiatan tahuan suatu lembaga pendidikan yang memuat semua hal terkait dengan proses belajar-mengajar, penerimaan peserta didik, dan kelulusan. Pada kalender pendidikan juga di atur tentang pengaturan waktu dalam kegiatan belajar mengajar selama satu tahun ajaran. Kalender pendidikan mencakup permulaan tahun ajaran baru, waktu pembelajaran efektif, minggu efektif belajar, dan juga hari libur.

2. Dokumen PROMES (Program Semester)

Program semester adalah program pengajaran yang harus dicapai selama satu semester, selama periode ini diharapkan para siswa menguasai pengetahuan, sikap dan keterampilan sebagai satu kesatuan utuh. Program Semester merupakan dokumen yang disusun oleh para guru mata pelajaran berdasar pada kebutuhan program pengajaran yang akan dicapai selama satu semester. Pada periode semester tersebut, penting bagi guru untuk mempertimbangkan agar para peserta didik juga bisa meningkatkan kemampuan, pengetahuan maupun sikap dan keterampilan mereka sebagai satu kesatuan yang lengkap, utuh dan sempurna.

3. Dokumen PROTA (Program Tahunan)

Program tahunan adalah rencana penetapan alokasi waktu satu tahun untuk mencapai tujuan (SK dan KD) yang telah ditetapkan. Penetapan alokasi waktu diperlukan agar seluruh kompetensi dasar yang ada dalam kurikulum seluruhnya dapat dicapai oleh peserta didik. Hampir sama dengan promes, namun prota lebih cenderung seperti rencana guru pada saat penetapan alokasi waktu selama satu tahun ke depan. Tujuannya agar semua indikator kompetensi dasar yang tercantum di kurikulum dapat diraih sepenuhnya oleh para peserta didik.

4. Dokumen Silabus

Silabus merupakan dokumen yang telah lama digunakan dalam administrasi pendidikan. Maknanya juga disebut secara resmi melalui Peraturan Pemerintah pada nomor 13 di tahun 2015. Silabus adalah rencana pembelajaran pada suatu mata pelajaran atau tema tertentu yang mencakup kompetensi inti, kompetensi dasar, materi pembelajaran, kegiatan pembelajaran, penilaian, alokasi waktu, dan sumber belajar.

5. Dokumen Analisis SK dan KD

Untuk mengembangkan silabus dan RPP yang baik maka dilakukan analisis terlebih dahulu pada SK dan KD. Dengan demikian maka hukumnya wajib bagi guru melakukan analisis SK dan KD yang terdapat dalam lampiran Standar Isi (SI). Dengan melakukan proses analisis tersebut, tentu guru akan lebih memahami mengenai tuntunan dari kurikulum. Pengkajian yang mendalam terkait hal ini, maka unsur – unsur lainnya juga akan mendapat kejelasan.

BACA JUGA:   Download POS Akreditasi Sekolah dan Madrasah Tahun 2022

6. Dokumen Asesmen

Asesmen (assessment) adalah upaya untuk mendapatkan data/informasi dari proses dan hasil pembelajaran untuk mengetahui seberapa baik kinerja mahasiswa, kelas/mata kuliah, atau program studi dibandingkan terhadap tujuan/kriteria/capaian pembelajaran tertentu. Setelah diperoleh hasil asesmen maka dilakukan proses penilaian.

Penilaian (grading) adalah proses penyematan atribut atau dimensi atau kuantitas (berupa angka/huruf) terhadap hasil asesmen dengan cara membandingkannya terhadap suatu instrumen standar tertentu. Hasil dari penilaian berupa atribut/dimensi/kuantitas tersebut digunakan sebagai bahan evaluasi. Evaluasi (evaluation) adalah proses pemberian status atau keputusan atau klasifikasi terhadap suatu hasil assesmen dan penilaian.

Sebuah proses penilaian adalah sebuah proses justifikasi terhadap suatu objek yang dinilai. Dalam dunia pendidikan yang semuanya harus akuntabel, sebuah justifikasi harus didasari oleh suatu data dan harus memiliki tujuan. Justifikasi tanpa memberikan nilai edukasi tidak akan sesuai dengan tujuan dari pendidikan oleh karena suatu proses penilaian hendaknya bermakna lebih baik daripada sekedar mengelompokkan peserta didik berdasarkan kemampuan yang mereka miliki. Berdasarkan peran dari suatu proses penilaian maka penilaian dilakukan dengan mematuhi beberapa kaidah.

7. Dokumen RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran)

RPP atau Rencana pelaksanaan pembelajaran adalah rencana yang menggambarkan prosedur dan pengorganisasian pembelajaran untuk mencapai satu kompetensi dasar yang ditetapkan dalam Standar Isi dan dijabarkan dalam silabus pendidikan.

Menurut Permendiknas Nomor 41 Tahun 2007, komponen RPP adalah: Identitas mata pelajaran, standar kompetensi, kompetensi dasar, indikator pencapaian kompetensi, tujuan pembelajaran, materi ajar, alokasi waktu, metode pembelajaran, kegiatan pembelajaran, penilaian hasil belajar, dan sumber belajar.

Makna sederhana dari RPP yakni upaya perencanaan agar pembelajaran dapat terlaksana. Idealnya, RPP akan menggambar berbagai prosedur maupun bentuk pengorganisasian dalam pembelajaran guna mencapai keseluruhan kompetensi dasar yang sudah ditetapkan berdasar jenjang. Pun juga disandarkan pada pernyataan yang ada dalam Standar Isi dan telah dijabarkan di silabus pendidikan.

8. Dokumen KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal) Untuk Kurikulum 2013

Dokumen lainnya yakni dokumen Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) di mana merupakan Kriteria Ketuntasan Belajar (KKB) yang akan ditentukan oleh satuan pendidikan. Biasanya KKM setiap mata pelajaran akan berbeda – beda bergantung pada pemikiran pola generasi sekarang.

BACA JUGA:   Format Buku Kegiatan Guru

KKM ditetapkan oleh sekolah pada awal tahun pelajaran dengan memperhatikan:

  • Intake (kemampuan rata-rata peserta didik)
  • Kompleksitas (mengidentifikasi indikator sebagai penanda tercapainnya kompetensi dasar)
  • Kemampuan daya pendukung (berorientasi pada sumber belajar)

9. Jurnal/Agenda Guru

Guru dalam setiap kali memberikan pembelajaran kepada siswa, diharuskan dan wajib memiliki jurnal agenda guru mengajar, bukan hanya sebagai pelengkap administrasi melainkan sebagau arah dalam proses pembelajaran yang dituangkan ke dalam proses pembelajaran. Jurnal agenda guru mengajar merupakan bagian dari kelengkapan perangkat pembelajaran guru.

10. Buku Presensi

Buku Presensi Harian Guru adalah daftar hadir yang akan mencatat tingkat kehadiran guru setiap harinya. Buku presensi guru ini dapat digunakan untuk mengabsen pendidik dan tenaga kependidikan di sebuah lembaga Pendidikan.

11. Buku Daftar Nilai

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), arti daftar nilai adalah susunan angka pada rapor (ijazah dan sebagainya) siswa sebagai hasil ulangan (ujian) yang diperolehnya sesuai dengan kecakapan atau prestasinya (berkisar antara 1 dan 10 atau 10 dan 100).

Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, berbagai inovasipun dilakukan sebagai upaya untuk menuju kesempurnaan terlebih untuk terpenuhinya objektifitas penilaian, maka saat ini Buku Nilai telah dibuat sedemikian rupa dengan desain yang memudahkan guru, Daftar nilai sudah tidak manual seperti dulu, akan tetapi sudah berbasis IT, dengan demikian maka penilaian lebih mudah dan cepat, dan sangat kecil kemungkinan salah entri nilai serta perhitungan jumlah nilai. Rentang penilaian pun fleksibel, bisa dari 1-10 atau 10-100.

12. Media Pembelajaran

Media yang digunakan dalam pembelajaran harus dirancang dan direncanakan sesuai dengan karakteristik materi, sehingga media pembelajaran benar-benar dapat dijadikan bahan untuk melakukan proses pembelajaran dengan benar, media juga berfungsi untuk mempermudah peserta didik dalam memahami konsep abstrak ke bentuk konret. Media yang dipersiapkan oleh seorang pendidik/guru dapat berupa media audia, media visual dan media audio visual.

Itulah beberapa administrasi dan dokumen yang wajib dipersiapkan oleh seorang guru dalam rangka melengkapi perangkat pembelajaran, semoga di awal semester ini peserta didik dapat meraih ilmu yang bermanfaat dari upaya pendidik dalam melakukan proses belajar mengajar di sekolah/madrasah. Tentunya ada beberapa jenis dan macam administrasi guru lainnya yang tidak dapat disampaikan secara keseluruhan di sini, akan tetapi paling tidak itulah dokumen pokok yang harus dimiliki oleh guru kelas, khususnya di madrasah ibtidaiyah, untuk jenjang diatasnya dapat menyesuaikan dan menambahkan beberapa jenis administrasi dan dokumen lainnya sesuai dengan kebutuhan.

Demikian, semoga bermanfaat.

Jika Bapak/Ibu ingin mendapatkan pemberitahuan langsung mengenai artikel terbaru di facebook dari website kami, silakan dapat klik IKUTI pada halaman kami MIFJANAHGANDOL

Ingin mendapatkan Informasi Terbaru setiap hari dari kami, silakan>> 

Protected by Copyscape

By admin