MIFJANAHGANDOL – Persyaratan Beasiswa Program Gelar S2 Kemenag –

A. Jenis Beasiswa

Jenis Beasiswa Program Gelar S2 terdiri dari:

1. Beasiswa S2 Reguler Dalam Negeri (PG-04)

Beasiswa S2 Dalam Negeri adalah beasiswa penuh yang merupakan program beasiswa kolaborasi antara Kementerian Agama dan LPDP yang diberikan kepada lulusan program D4 atau S1 yang memenuhi persyaratan yang ditetapkan untuk melanjutkan studi jenjang S2 di Perguruan Tinggi dalam negeri.

2. Bantuan Penyelesaian Pendidikan (BPP) S2 Dalam Negeri (PG-06)

Bantuan Penyelesaian Pendidikan (BPP) S2 Dalam Negeri adalah bantuan beasiswa yang diberikan kepada mahasiswa yang sedang menempuh (ongoing) studi pada jenjang magister (S2) di dalam negeri yang bertujuan untuk membantu percepatan penyelesaian studinya.

B. Persyaratan Pendaftaran Beasiswa S2

1. Beasiswa S2 Reguler Dalam Negeri (PG-04)
a. Persyaratan
1) Warga Negara Indonesia (WNI);
2) Berstatus sebagai;

  • Lulusan PTKI, Lulusan Ma’had Aly, Lulusan PBSB;
  • Dosen Perguruan Tinggi Keagamaan (PTK), Dosen PAI pada PTU
    (dibuktikan dengan Kartu NIDN/NIDK);
  • Guru di lingkungan Kementerian Agama (dibuktikan dengan Kartu NUPTK/NPK);
  • Pegawai di Lingkungan Kementerian Agama (dibuktikan dengan SK Pegawai);

3) Memiliki Ijazah S1 atau D4 serta transkip nilai perguruan tinggi terakreditasi, dan bagi lulusan Luar Negeri melampirkan hasil penyetaraan Ijazah minimal IPK 3.00;

4) Bersedia menandatangani Surat Pernyataan Pendaftar Beasiswa di atas materai Rp10.000 sesuai dengan ketentuan-ketentuan sebagaimana tercantum dalam Lampiran;

5) Beasiswa hanya diperuntukkan untuk kelas reguler dan tidak diperuntukkan untuk kelas-kelas sebagai berikut:

  • Kelas Eksekutif
  • Kelas Khusus
  • Kelas Karyawan
  • Kelas Jarak Jauh
  • Kelas yang diselenggarakan bukan di perguruan tinggi induk
  • Kelas Internasional khusus tujuan Dalam Negeri
  • Kelas yang diselenggarakan di lebih dari 1 (satu) negara perguruan tinggi, atau
  • Kelas lainnya yang tidak memenuhi ketentuan LPDP;

6) Tidak sedang mendaftar, akan menerima, atau menerima beasiswa dari sumber lain yang berpotensi double funding selama menjadi penerima Beasiswa Indonesia Bangkit;

7) Tidak sedang (ongoing) atau telah menempuh studi program S2 baik pada Perguruan Tinggi di dalam negeri maupun Perguruan Tinggi di luar negeri;

BACA JUGA:   Kemenag Matangkan Pelaksanaan AKMI Tahun 2022

8) Bersedia menjadi mahasiswa penuh waktu (full time) dengan meninggalkan tugas pokoknya dibuktikan dengan surat pernyataan dan/atau surat izin atasan bagi yang sudah bekerja;

9) Memiliki surat rekomendasi dari akademisi/pembimbing skripsi (minimal 1 orang);

10) Diutamakan memiliki sertifikat bahasa dengan skor minimal TOEFL 475 / IELTS 5.0 / TOAFL 475 yang dikeluarkan oleh ETS atau Pusat Bahasa PTKIN (untuk TOEFL), Cambridge (untuk IELTS), dan Pusat Bahasa PTKIN (untuk TOAFL) dengan masa berlaku sertifikat maksimal 2 tahun sejak diterbitkan.

11) Khusus pendaftar pada program studi di Perguruan Tinggi Umum harus memiliki bukti kelulusan seleksi masuk perguruan tinggi (LoA Unconditional) dari perguruan tinggi umum yang dituju;

12) Membuat rencana studi untuk S2 yang memuat alasan pemilihan program studi, topik yang akan ditulis dalam tesis, rencana studi (study plan) dari awal semester hingga selesai, dan aktivitas non-akademik yang akan dilaksanakan (ditulis dalam bahasa Indonesia untuk program S2 di dalam negeri; ditulis antara 1.500-2.000 kata).

b. Persyaratan Khusus
Persyaratan ini diperuntukkan bagi guru pada madrasah, ustadz pada pesantren (pendidikan diniyah formal) dan guru PAI pada sekolah.

No Program Studi (S-2) Pendaftar
1 Hukum Keluarga (Akhwal As-Syakhsiyah) Guru Mapel Fiqih atau yang serumpun
2 Ilmu Al-Quran dan Tafsir Guru Mapel Quran Hadis atau yang serumpun
3 Akidah dan Filsafat ● Guru Ilmu Akidah Akhlak
● Guru Ilmu Kalam
4 Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Guru Kelas MI
5 Sejarah dan Kebudayaan Islam Guru Mapel SKI atau yang serumpun
6 Pendidikan Bahasa Arab Guru Bahasa Arab atau yang serumpun
7 Pendidikan Agama Islam Guru Mapel PAI pada Sekolah
8 Pendidikan Bahasa Indonesia Guru Mapel Bahasa Indonesia

Sedangkan untuk Non-Guru (madrasah, pesantren, PAI pada sekolah) dapat mengambil prodi di atas dan atau prodi di bawah ini:

No Nama Program Studi Keterangan
1 Pengkajian Islam Program Studi terakreditasi A atau Unggul
2 Studi Islam
3 Manajemen Pendidikan Islam
4 Komunikasi Penyiaran Islam
5 Hukum Ekonomi Syariah
6 Bahasa dan Sastra Arab

c. Destinasi PTKI dan Kuota
1) Destinasi Perguruan Tinggi dan Kuota Untuk Guru
Berikut ini adalah nama perguruan tinggi dan kuota mahasiswa yang diterima pada program studi pada PTKI dimaksud.

BACA JUGA:   Jangan bingung dulu ini yang dilakukan Wali Kelas di RDM Semester Genap
No Nama PTKI Program Studi Kuota
1 UIN Syarif Hidayatullah 1. Akidah dan FilsafatSejarah dan Kebudayaan Islam 20
20
2 UIN Sunan Kalijaga 1. Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
2. Ilmu Al-Qur’an dan tafsir
20

20

3 UIN Maulana Malik Ibrahim Pendidikan Bahasa Arab 20
4 UIN Mataram Hukum Keluarga (Akhwal As-Syakhsiyah) 20
5 UNISMA Malang Pendidikan Bahasa Indonesia 20
6 UIN Alauddin Pendidikan Agama Islam 20
7 UIN Sunan Gunung Jati Pendidikan Agama Islam 20
8 Universitas Wahid Hasyim Pendidikan Agama Islam 15
9 UIN Raden Fatah Pendidikan Agama Islam 20
10 UNU Surakarta Pendidikan Agama Islam 15
11 Univ Muhammadiyah Malang Pendidikan Bahasa Inggris 20

Sedangkan untuk guru yang telah mendaftar diri pada PTN terdaftar dalam program studi Rumpun ilmu STEM (Science, Technology, Engineering, Mathematics), dan Psikologi, dengan kuota 20 mahasiswa.

2) Destinasi PTKI dan Kuota untuk Non Guru
Berikut adalah nama program studi dan nama perguruan tinggi disertai dengan kuota mahasiswa pada program studi:

No Nama PTKI Nama Program Studi Kuota
1 UIN Syarif Hidayatullah Pengkajian Islam 15
2 UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulung Agung Manajemen Pendidikan Islam 20
3 UIN Sunan Ampel Studi Islam 20
4 UIN Walisongo ● Komunikasi Penyiaran Islam
● Manajemen Pendidikan Islam
15
15
5 UIN Sunan Gunung Jati Manajemen Pendidikan Islam 20
6 UIN SAIZU Purwokerto Hukum Ekonomi Syariah 20

d. Kelengkapan Dokumen

Dokumen Online
Form
Unggahan Dokumen
Profil Peserta
Kartu Tanda Penduduk (KTP)
Scan Ijazah S1 (Asli atau Legalisir)
Scan Transkrip Nilai S1 (Asli atau Legalisir)
Surat Pernyataan Pendaftar Beasiswa
Surat Izin Atasan (Bagi yang sudah bekerja)
Surat Rekomendasi dari Akademisi/Pembimbing Skripsi
Sertifikat Bahasa Asing (TOEFL/IELTS/TOAFL) yang dipersyaratkan dan Masih Berlaku (Asli)
Bukti Kelulusan Seleksi Masuk Perguruan Tinggi yang masih berlaku dan sesuai dengan Perguruan serta Program studi yang dipilih (Khusus pendaftar pada program studi di Perguruan Tinggi Umum)
Dokumen Rencana Studi S2 (Study Plan)

2. Bantuan Penyelesaian Pendidikan (BPP) S2 Dalam Negeri (PG-06)

a. Persyaratan
1) Warga Negara Indonesia (WNI);
2) Berstatus sebagai :

  • Guru Madrasah/PAI pada Sekolah (dibuktikan dengan NUPTK);
  • Tenaga Kependidikan di Lingkungan Kementerian Agama (PTK, Sekolah/Madrasah, Pesantren) (dibuktikan dengan SK yayasan);
  • Pegawai Kementerian Agama (dibuktikan dengan SK pegawai);

3) Masih tercatat sebagai mahasiswa aktif pada jenjang S2 di Perguruan Tinggi tempat studi;
4) Tidak sedang menerima beasiswa dari sumber lain yang berpotensi double funding;
5) Telah lulus Seminar Proposal Tesis (diprioritaskan) dan/atau sedang menyusun Tesis yang dibuktikan dengan Surat Keterangan/Rekomendasi dari pembimbing dan/atau Perguruan Tinggi tempat studi;
6) Mendapatkan rekomendasi dari pimpinan tempat tugas/instansi asal;
7) Berkomitmen menyelesaikan studi dibuktikan dengan penandatanganan Surat Pernyataan Pendaftar Beasiswa (sesuai dengan format dalam lampiran) dan ditandatangani di atas materai Rp10.000;
8) Bersedia menandatangani/menyetujui surat pernyataan pada aplikasi pendaftaran dengan format pernyataan;
9) Menunjukkan bukti kemajuan riset studi (minimal sampai bab hasil).

b. Kelengkapan Dokumen

Dokumen Online
Form
Unggahan Dokumen
Profil Peserta
Kartu Tanda Penduduk (KTP)
Bukti NUPTK bagi Guru Madrasah/PAI pada Sekolah
Bukti SK Tenaga Kependidikan di Lingkungan Kementerian Agama (PTK, Sekolah/Madrasah, Pesantren)
Bukti SK Pengangkatan Pegawai Kementerian Agama
Surat Keterangan Aktif Sebagai Mahasiswa
Surat Keterangan Lulus Seminar Proposal (Diprioritaskan) dan/atau Surat KeteranganReko ndasi Sedang Menyusun Tesis dari Pembimbing Tesis atau dari Perguruan Tinggi tempat studi
Rekomendasi dari pimpinan tempat tugas
Surat Pernyataan Pendaftar Beasiswa
Menyerahkan bukti kemajuan riset studi (Bab Hasil)
Selengkapnya Persyaratan Beasiswa Program Gelar S2 Kemenag, dapat di Download melalui link di bawah ini.

Demikian, semoga bermanfaat.

Jika Bapak/Ibu ingin mendapatkan pemberitahuan langsung mengenai artikel terbaru di facebook dari website kami, silakan dapat klik IKUTI pada halaman kami MIFJANAHGANDOL

Ingin mendapatkan Informasi Terbaru setiap hari dari kami, silakan>>

Protected by Copyscape

By admin