MIFJANAHGANDOL – Contoh Program Kerja Laboratorium Di Madrasah – Laboratorium merupakan wadah dalam penunjang kelengkapan akademik dalam nenunjang pembelajaran sains khususnya IPA, hal ini meliputi mata pelajaran fisika, kimia, biologi. Melihat penting nya hal tersebut dalam hal kwalitas dari pembelajaran tersebut, untuk itu di perlukan pengelolaan yang terstandarisasi baik dari ketersediaan peralatan laboratorium sekolah perlu perhatian khusus.berdasarkan pengamatan penulis laboratorium yang belum memenuhi standar baik dari guru maupun tenaga kependidikan yang di tunjuk sebagai pengelola laboratorium .keterkaitan dalam hal ini dianggap perlu dalam hal adanya pelatihan pengelolaan laboratorium tersebut, guna memperoleh keefektifan pengelolaan laboratorium yang menghasilkan keefektifan pembelajaran IPA yang dapat di lihat dari perencanaan, pengorganisasian,pelaksanaan,pengawasan dan evaluasi dari hasil ujian khusus nya bidang studi IPA dan lomba olymviade kreatifitas peserta didik.

Sumber daya pendidikan adalah segala sesuatu yang dipergunakan dalam penyelenggaraan pendidikan yang meliputi tenaga kependidikan, masyarakat, dana, sarana, dan prasarana. Salah satu komponen yang sangat menentukan dalam upaya optimalisasi pembelajaran selain teori pembelajaran yang dilakukan dalam kelas, juga praktik yang dilakukan oleh siswa bersama guru di Laboratorium. Laboratorium merupakan perangkat kelengkapan akademik dalam menunjang kegiatan proses belajar mengajar. Selain itu, laboratorium juga merupakan tempat melakukan aktifitas praktikum untuk mengaplikasikan teori ke dalam praktek.

Laboratorium adalah tempat pembelajaran sains IPA dengan cara mencari pengetahun tentang alam secara sistematis melalui proses penemuan (inquiri) yang menekankan pemberian pengalaman langsung dalam penggunaan dan pengembangan keterampilan proses dan sikap ilmiah siswa,yang bermuara pada pembelajaran Work Based Experimen (belajar sambil bekerja).

Keberadaan Laboratorium IPA juga perlu didukung oleh berbagai program yang baik agar dapat mencapai tujuan yang direncanakan dan mengacu kepada Visi dan Misi Madrasah. Penyusunan program yang baik dan terencana akan menciptakan suatu pengembangan dan pemeliharaan Laboratorium IPA ke depan. Hal ini akan mendukung tingkat keberhasilan Program yang ingin dicapai sekaligus memberikan tingkat ketercapaian Visi dan Misi Madrasah.

BACA JUGA:   Juknis Bantuan Kelompok Kerja Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah Tahun Anggaran 2022

Penataan alat dan bahan praktik IPA sangat bergantung kepada fasilitas yang ada di laboratorium dan kepentingan pemakai laboratorium. Fasilitas yang dimaksud dalam hal ini adalah adanya ruang penyimpanan khusus (gudang), ruang persiapan, dan tempat-tempat penyimpanan seperti lemari, kabinet, dan rak-rak. Untuk menata alat dan bahan praktik IPA ada beberapa hal yang perlu dikerjakan terlebih dahulu, yaitu pekerjaan sebagai berikut:

  1. Membersihkan ruang laboratorium beserta tempat-tempat penyimpanan alat dan bahan yang tersedia, misalnya lemari, laci, dan rak.
  2. Mendata dan memeriksa alat dan bahan dalam hal macamnya, jumlahnya, sifat fisiknya, harganya, dan sebagainya.
  3. Mengelompokkan alat dan bahan sesuai dengan kelompok mata pelajaran (fisika, kimia, dan biologi) atau sesuai dengan katalog yang dirujuk.

Untuk memudahkan pengecekan, penggunaan, pemeliharaan, pengadaan, dan terutama pertanggungjawaban, semua fasilitas dan alat-alat/bahan di laboratorium harus diadministrasikan. Pengertian pengadministrasian disini adalah pencatatan nama alat/bahan, jumlahnya, ukurannya, mereknya, nomor kodenya, dan tempat penyimpanannya.

Untuk keperluan pencatatan alat dan bahan laboratorium ini diperlukan
format atau buku perangkat administrasi yang meliputi:

  1. Buku inventaris
  2. Kartu stok
  3. Kartu permintaan/peminjaman alat/bahan
  4. Buku catatan harian
  5. Kartu alat/bahan yang rusak
  6. Kartu reparasi
  7. Format label

Buku lainnya yang dapat melengkapi perangkat administrasi di atas antara lain:

  1. Daftar alat dan bahan sesuai dengan LKS
  2. Program semester kegiatan laboratorium
  3. Jadwal kegiatan laboratorium
  4. Pengadaan Alat dan Bahan

Untuk melengkapi atau mengganti alat dan bahan yang rusak, hilang, atau habis dipakai diperlukan pengadaan. Sebelum pengusulan pengadaan alat dan bahan dipikirkan hal-hal berikut:

  1. Percobaan apa yang akan dilakukan
  2. Alat dan bahan apa yang akan dibeli (dengan spesifikasi jelas)
  3. Apakah dana tersedia
  4. Prosedur pembelian
  5. Pelaksanaan pembelian
BACA JUGA:   Pengumuman Pendaftaran Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) Tahun Anggaran 2022

Prosedur pengadaan alat dan bahan biasnya dimulai dengan penyusunan daftar alat dan bahan yang akan dibeli. Daftar pengusulan diperoleh dari usulan masing-masing guru IPA yang dikoordinasikan oleh penanggung jawab laboratorium. Daftar alat dan bahan yang akan dibeli dibuat berdasarkan program semester/program kegiatan laboratorium atau berdasarkan analisis LKS. Daftar alat dan bahan yang dibeli harus dilengkapi dengan spesifikasi alat dan bahan, kemudian alat dan bahan disusun berdasarkan prioritas, artinya tentukan alat dan bahan yang terlebih dahulu yang akan digunakan. Daftar alat yang akan dibeli dipisahkan dari daftar bahan. Setelah selesai penyusunan daftar alat/bahan, daftar ini diserahkan oleh penanggung jawab laboratorium kepada kepala sekolah.

Selengkapnya File Contoh Program Kerja Laboratorium Di Madrasah, dapat di Download melalui link di bawah ini:

Demikian, semoga bermanfaat.

Jika Bapak/Ibu ingin mendapatkan pemberitahuan langsung mengenai artikel terbaru di facebook dari website kami, silakan dapat klik IKUTI pada halaman kami MIFJANAHGANDOL

Ingin mendapatkan Informasi Terbaru setiap hari dari kami, silakan>> 

Protected by Copyscape

By admin