MIFJANAHGANDOLIni Yang Harus Diketahui Aturan Terbaru Sekolah Dan Madrasah Tatap Muka 2022 – Mulai Januari 2022, semua satuan pendidikan pada wilayah PPKM level 1, 2 dan 3 wajib melaksanakan PTM terbatas. Pemda tidak boleh melarang PTM terbatas bagi yang memenuhi kriteria dan tidak boleh menambahkan kriteria yang lebih berat.

Empat kementerian ini kembali memperbarui Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri tentang Panduan Penyelenggaraan Pendidikan Pembelajaran di Masa Pandemi untuk tahun ajaran 2022. SKB terbaru ini dibuat lebih rinci dan tetap mengedepankan kesehatan dan keselamatan warga sekolah.

Secara garis besar sebagian daerah di Indonesia sudah masuk PPKM level 1 atau zona hijau. Sementara sisi persentase tenaga kependidikan yang sudah divaksinasi, data kami mencatat sebanyak 81% dari 4,5 juta atau sebanyak 3,606 juta tenaga pendidik dan tenaga kependidikan sudah menerima vaksinasi. Bahkan 72% atau 3,26 juta di antaranya sudah menerima vaksinasi dosis 2.

Berikut ini adalah aturan selengkapnya:

PTM Terbatas di Daerah PPKM Level 1-2

1. Untuk sekolah dengan minimal 80% pendidik/tenaga kependidikan dan 50% warga masyarakat lansia sudah divaksinasi dosis 2:

– Siswa melakukan sekolah tatap muka setiap hari
– Jumlah peserta didik 100% dari kapasitas ruang kelas
– Durasi belajar paling banyak 6 jam pelajaran per hari

2. Untuk sekolah dengan 50-80% pendidik/tenaga kependidikan dan 40-50% warga masyarakat lansia sudah divaksinasi dosis 2:

– Siswa melakukan sekolah tatap muka bergantian setiap hari
– Jumlah peserta didik 50% dari kapasitas ruang kelas
– Durasi belajar paling banyak 6 jam pelajaran per hari

3. Untuk sekolah dengan vaksinasi dosis 2 pada pendidik/tenaga kependidikan kurang dari 50% dan pada warga masyarakat lansia kurang dari 40%:

BACA JUGA:   Surat Edaran Pemetaan Kelompok Kerja Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah

– Siswa melakukan sekolah tatap muka bergantian setiap hari
– Jumlah peserta didik 50% dari kapasitas ruang kelas
– Durasi belajar paling banyak 4 jam pelajaran per hari

PTM Terbatas di Daerah PPKM Level 3

1. Untuk sekolah dengan minimal 40% pendidik/tenaga kependidikan dan minimal 10% warga masyarakat lansia tingkat kabupaten/kota sudah divaksinasi dosis 2:

– Siswa melakukan sekolah tatap muka bergantian setiap hari
– Jumlah peserta didik 50 % dari kapasitas ruang kelas
– Durasi belajar paling banyak 4 jam pelajaran per hari

2. Untuk sekolah dengan vaksinasi dosis 2 pada pendidik/tenaga kependidikan kurang dari 40% dan pada warga masyarakat lansia kurang dari 10%, dilaksanakan pembelajaran jarak jauh (PJJ).

PTM Terbatas di Daerah PPKM Level 4

PTM Terbatas di Daerah PPKM Level 4 tidak diizinkan. Sebagai pengganti, siswa diberikan pembelajaran jarak jauh.

Dalam SKB tersebut juga ada ketentuan bagi guru dan tenaga kependidikan. Yakni:

– Pendidik dan tenaga kependidikan yang menjalankan tugas pembelajaran atau bimbingan saat PTM Terbatas wajib sudah mendapat vaksin Covid-19.

– Pendidik dan tenaga kependidikan yang tidak boleh atau ditunda menerima vaksin Covid-19-19 karena komorbid tidak terkontrol atau kondisi medis tertentu berdasarkan keterangan dokter melaksanakan tugas pembelajaran atau bimbingan lewat PJJ

Pemantauan dan evaluasi PTM terbatas yang dipantau diantaranya kesiapan PTM terbatas sesuai daftar periksa, kasus suspek (gejala Covid 19) dan komorbid, laporan sekolah dan Satgas Penanganan Covid-19 (PC19), tingkat kepatuhan institusi dan warga satuan pendidikan terhadap protokol kesehatan, status vaksin warga satuan pendidikan yang sudah terintegrasi PeduliLindungi, dan kasus konfirmasi serta kontak erat Covid 19 yang juga sudah terintegrasi PeduliLindungi.

Satuan pendidikan juga harus menggunakan teknologi untuk pemantauan evaluasi PTM terbatas yang terintegrasi DAPODIK, EMIS dengan PeduliLindungi. Penggunaan QR Code PeduliLindungi untuk pengunjung dan tamu, dan harus terintegrasi dengan aplikasi Bersatu Lawan Covid untuk pemantauan tingkat kepatuhan protokol kesehatan Covid-19 di satuan pendidikan.

BACA JUGA:   Sebesar 5,7 Triliun Dialokasikan Kemenag, Bantuan Pemulihan Ekonomi untuk Pendidikan Agama

PTM yang aman terlaksana dengan penerapan protokol kesehatan oleh masing-masing individu maupun satuan pendidikan sehingga diperlukan kepatuhan terhadap prokes secara ketat. Percepatan vaksinasi yang sedang digencarkan oleh pemerintah dalam upaya menekan penyebaran Covid-19 perlu adanya kerjasama dari semua pihak.

Sementara itu, terkait prosedur penyelenggaraan PTM terbatas di madrasah tahun 2022, Prof. Dr. M. Ali Ramdhani, Dirjen Pendidikan Islam Kemenag menjelaskan, pertama harus berpedoman pada SKB 4 Menteri. Warga madrasah juga harus melakukan pengisian aplikasi “Daftar Periksa” dan “SIAP BELAJAR”.

“Madrasah harus melakukan pemulihan belajar secara inovatif dengan memperhatikan prinsip kesehatan dan keselamatan serta disiplin mengimplementasikan protokol kesehatan,” ujarnya

Jika Bapak/Ibu ingin mendapatkan pemberitahuan langsung mengenai artikel terbaru di facebook dari website kami, silakan dapat klik IKUTI pada halaman kami MIFTAHULJANAHGANDOL

By admin