Panduan Penggunaan e-RKAM — Kementerian Agama mengalokasikan hampir 10 Triliyun untuk dana BOS di Madrasah setiap tahun. Ini bukan angka yang  kecil. Anggaran 10  Triliyun  tersebut merupakan  sebuah  investasi pendidikan yang  diharapkan  dapat mewujudkan  generasi masa  depan  terbaik.  Tantangannya  ada  di  kualitas belanja.  Apakah  dana  BOS  tersebut  telah  betul-betul  dibelanjakan  untuk  membiayai  kegiatan-kegiatan yang mendukung mutu pembelajaran.

Platform yang disebut e-RKAM atau Rencana Kerja dan Anggaran Madrasah Berbasis Elektronik yang dikembangkan oleh Kementerian Agama ini hadir untuk menjawab tantangan dan kebutuhan di atas. Platform e-RKAM ini merupakan sebuah terobosan penting untuk mendorong tata kelola pendidikan yang  efektif  dan  efisien.  Cukup  dengan  satu  aplikasi,  pengelola madrasah  dapat membuat  usulan program  kerja  dengan  berbasis  kebutuhan  (need  assesment),  bukan  keinginan  semata.  Melalui aplikasi  e-RKAM  ini  diharapkan  pengelola madrasah  dapat  bekerja  secara  lebih mudah,  sehingga tidak membebani tugas pengelola madrasah. Hal  ini selaras dengan himbauan Bapak Presiden Joko Widodo agar waktu dan energi para kepala madrasah dan guru tidak banyak tersita untuk membuat laporan  atau  LPJ  (Laporan  Pertanggungjawaban),  tetapi  bisa  dimanfaatkan  untuk  lebih  fokus memikirkan pengembangan mutu pembelajaran siswa.

Platform  e-RKAM  membuka  peluang  pengelolaan  dana  BOS  dan  dana-dana  lainnya  secara transparan dan akuntabel yang dapat dipantau  secara berjenjang mulai  tingkat Satuan Pendidikan Madrasah,  Kantor  Kemenag  Kabupaten/Kota,  Kanwil  Kementerian  Agama  Provinsi  hingga  pusat. Dengan menggunakan  aplikasi  e-RKAM  ini  diharapkan  dapat memangkas  birokrasi  pelaporan  dan juga  efisiensi  belanja.  Contohnya,  kita  tidak  perlu  lagi mengalokasikan  anggaran  perjalanan  dinas yang  besar  hanya  sekedar  untuk mengirimkan  LPJ  dari madrasah  ke  Kantor  Kemenag.  Dengan  e-RKAM,  kita  juga  dapat  menghemat  anggaran  pembelian  ATK  yang  banyak,  misalnya,  untuk pembuatan  SPJ.  Hal  ini  juga  merupakan  langkah  nyata  mewujudkan  pengelolaan  anggaran pendidikan yang efisien, mudah, transparan, dan bebas korupsi.

BACA JUGA:   Panduan EMIS Madrasah Semester Genap Tahun Pelajaran 2020/2021

Oleh karenanya, program  ini semakin perlu disegerakan karena adanya pandemi global akibat virus Covid-19.    Satuan  Pendidikan Madrasah  harus  adaptif  dengan  kondisi  New  Normal  dengan  tetap memaksimalkan akuntabilitas pengelolaan dengan menggunakan e-RKAM.

Pengertian e-RKAM

e-RKAM (Rencana Kerja dan Anggaran Madrasah berbasis elektronik) adalah aplikasi pengelolaan keuangan madrasah mulai dari proses perencanaan penganggaran, penatausahaan dan pelaporan yang dapat diakses baik secara online maupun semi online.

Maksud dan Tujuan e-RKAM

Maksud dari e-RKAM adalah agar Kementerian Agama memiliki sistem informasi keuangan madrasah yang terintegrasi mulai dari tingkat madrasah, kabupaten/kota, provinsi hingga pusat.

Tujuan dari e-RKAM adalah agar madrasah mampu menghasilkan informasi keuangan berupa dokumen perencanaan, penatausahaan dan pelaporan yang akurat, tepat waktu, akuntabel, transparan, efisien dan efektif.

Manfaat e-RKAM

Manfaat dari e-RKAM adalah sebagai salah satu instrument pengambilan keputusan bagi madrasah, kabupaten/kota, provinsi dan pusat sehingga mampu meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan dan pendidikan di madrasah.

Jenjang Admin e-RKAM

Jenjang admin e-RKAM memiliki beberapa tingkatan dengan fungsi yang berbeda, yaitu:

  1. Admin e-RKAM tingkat pusat.
  2. Admin e-RKAM tingkat provinsi.
  3. Admin e-RKAM tingkat kabupaten/kota.
  4. Admin e-RKAM tingkat madrasah (Kepala Madrasah dan Staf Madrasah).

File Panduan Penggunaan e-RKAM, silahkan DOWNLOAD DISINI

Link alternatif (DOWNLOAD)

Undangan Peserta Bimtek Khusus Kabupaten Kuningan: (DOWNLOAD)


Sumber: madrasahreform.kemenag.go.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *